340.1 KEL t
Muhammadiyah University Press
2026
ix, 162 halaman ; 21 cm
340
Indonesia
978-602-361-822-4
KAB. SUKOHARJO
Buku ini menawarkan kritik mendalam terhadap kebuntuan tiga paradigma besar hukum modern—Positivisme, Idealisme, dan Realisme—yang dinilai telah teralienasi dari hakikat keadilan dan kemanusiaan. Sebagai jalan keluar, penulis menghadirkan "Teori Syajaristik" (berasal dari metafora syajarah thayyibah atau pohon yang baik dalam Al-Qur'an) untuk mengonstruksi norma hukum noetik. Alih-alih memandang hukum sebagai tumpukan pasal yang mati dan kaku, teori ini memosisikan hukum sebagai organisme yang hidup dan utuh. Hukum harus memiliki "akar" transendental (tauhid/iman) yang kokoh, "cabang" cita-cita luhur yang menjulang ke langit (harapan), serta menghasilkan "buah" kemaslahatan dan keadilan yang dapat dinikmati masyarakat di setiap musim (amal). Karya ini sangat direkomendasikan bagi akademisi, penegak hukum, dan mahasiswa yang ingin menyelami pendekatan alternatif dalam filsafat hukum yang memadukan nilai-nilai ilahiah dengan praksis keadilan sosial.
Hukum Agama
| Kode Eksemplar | lokasi Rak | Status Buku |
|---|---|---|
| EB0007041 | Valery | Tersedia |
| Nama Pengarang | Tipe Pengarang | Jenis Pengarang |
|---|---|---|
| Kelik Wardiono | Nama Orang | Pengarang Utama |
